fitur android yang jarang diketahui

Adanya dukungan vendor membuat perangkat bersistem operasi android jadi pilhan banyak orang. Bergam fitur unik dapat penggu temui pada masing-masing perangkat Android yang beredar. Selain sebagai ciri khas yang membedakannya dari merek lain, wajar bila ada banyak fungsi fitur yang luput dari perhatian Anda. Agar kelewatan, sepuluh fitur berikut ini sangat lah penting untukanda ketahui.

Memerikasa layanan yang berjalan dan menghentikanya

Agar dapat melihat layanan yang sedang berjalan (running services), pastikan opsi pengembangan perangkat android telah diaktifkan terlebih dahulu. Caranya cukup dengan mengetuk nomor bentuk (build number) perangkat yang berada di menu tentang perangkat (about service) sebanyak tujuh kali. Sesudah aktif silakan masukan opsi pengembangan dan lanjutkan dengan memilih running services. Pilihan layanan yang ingin Anda hentikan dengan mengetuk tombl stop.

Batasi Proses yang berjalan di latar belakang

Sama seperti langkah pertama, opsi pengembangan perangkat harus Anda aktifkan terlebih dahulu. Pada opsi pengembangan silakan Anda pilih background process limit untuk membatasi proses yang berjalan di latar belakang . Anda dapat mengatur jumlah prosesnya mulai dari standar, nol hingga empat proses.

Memprioritaskan Wi-Fi untuk Akses internet

Jika Anda menginginkan supaya akses data perangkat diprioritaskan melewati jaringan Wi-Fi, maka Anda tinggal masuk ke opsi pengembangan. Selanjutnya geser tombol Agressive Wi-Fi  to Cellular Handover ke arah kanan untuk mengaktifkan. Saat aktif, perangkat akan secara default menggunakan koneksi Wi-Fi meski sinyal yang berhasil ditangkap dalam posisi lemah bila dibandingkan sinyal data. Dengan mengaktifkan pengaturan ini,  Anda lebih menghemat tagihan pegguna data dari operator.

Mempercepat Akses Data

Bila Anda lebih mengutamakan akses data, maka Anda dapat mengatur agar perangkat Anda memilih secara otomatis. Masih dari opsi pegembangan, silakan geser celullar data always active ke posisi kanan. Dalam posisi akif, perangkat akan secara otomatis memulihkan koneksi data yang tercepat saat akan mengakses internet.

Jika jaringan Wi-Fi Anda lebih cepat , maka seluruh akses data akan dilakukan melalui Wi-Fi. Namun bila jaringan Wi-Fi yang terhubung ke perangkat tergolong lambat, perangkat anda akan secara otomatis beralih ke jaringan data operator yang tentu saja akan menyedot kuota langganan data Anda.

Tentukan Konfigurasi USB

Saat Anda menghubungkan perangkat Android ke PC, biasanya Anda akan diminta untuk memilih jenis konfigurasi USB yang  Anda inginkan.  Jika Anda hanya mengisi daya ponsel, maka Anda tinggal pilih charging. Sementara bila Anda ingin memilih transfer data maka Anda dapat memilih MTP. Jika pilihan ini tidak muncul Anda dapat menghubungkan kabel data Anda, maka Anda dapat melakukan melalui menu select USB configurasi yang terdapat pada opsi pengembangan perangkat.

Menonaktifkan Aplikasi

Anda dapat menonaktifkan aplikasi yang ada padaperangkat Android dengan cara yang lebih mudah. Cukup dari menu inactive app yang berada di dalam opsi pengembangan. Aplikasi yang telah dinonaktifkan tidak akan berjalan di latar belakang sehingga tidak akan memakan memori RAM. Jika suatu saat anda membutuhkan kembali aplikasi tersebut, maka anda tidak perlu mengunduh lagi dari Play Store, sehingga dapat menghemat penggunaan data.

Install Aplikasi ke Memori Internal Secara Default

Jika Anda pengguna smartphone Android Nougat, maka anda bisa mengatur agar seluruh aplikasi yang diunduh untuk diinstal ke memori eksternal perangkat. Pengaturan ini terdapat di opsi pengembangan yang bisa diaktifkan dengan mengeser menu force Allow apps on external ke arah kanan.

Sementara untuk perangkat dengan Android Marshmallow, pilihan tersebut akan muncul setiap kali Anda memasukan kartu microSD ke dalam slot perangkat. Sedangkan untuk mengatur instalasi aplikasi ke memori eksternal juga dapat Anda lakukan kembali pada setting USB and storage

Mengetahui Aplikasi yang Gagal Merespon di Latar Belakang

Agar anda dapat menutup aplikasi yang tidak merespon yang berjalan di latar belakang, Anda dapat mengaktifkan dari dalam opsi pengembangan. Silakan geser ke kanan tombol di samping menu slow All ANRs. Begitu anda aplikasi yang gagal merespon, maka perangkat akan muncul dialog yang akan memberitahu Anda mengenai langkah apa yang bisa diambil.

Screen Pinning

  1. Silakan masuk ke pengaturan keamanan perangkat dan geser tombol ke kanan di samping pinning.
  2. Selanjutnya aktifkan lock device when unpinning dengan menggeser tombol ke kanan. Anda dapat memilih metode membuka kunci layar apakah akan menggunakan sidik jari+pola, sidik jari+PIN, sidik jari+kata sandi atau tanpa sidik jari, sekali lagi metode unpinning sangat tergantung pada kelngkapan sensor sidik jari dari perangkat yang Anda gunakan. Jika perangkat tidak dibekali dengan pemindai sidik jari dari perangkat yang anda gunakan. Jika perangkat anda tidakdibekali dengan pemindai sidik jari, maka Anda hanya dapat memilih PIN, kata sandi atau pun pola
  3. Begitu pin tersebut Anda sentuh, maka Anda akan melihat pesan “Screen is Pinned”. Dengan menyamatkan aplikasi ke layar, pengguna tidak akan beralih ke aplikasi lain kecuali setelah memasukan kata sandi/pola/sidik jari yang telah dibuat sebelumnya. Fitur screen pinning ini sangat bermanfaat Anda ingin menunjukan misalnya status Facebook kepada orang lain, namun tidak ingin orang tersebu tmelihat foto dalam perangkat Anda.

Split Screen

Untuk membuka dua aplikasi secara bersamaan, maka pengguna cukup membuka apikasi pertama. Selanjutnya silakan tahan tombol recent apps pda perangkat hingga Anda disuguhkan pilihan berbagai aplikasi yang ingin Anda jalankan setengah layar dibagian bawah. Geser slider untuk mengatur ukuran setengah layar yang Anda kehendaki sesuai kebutuhan.

Jika Anda ingin kembali ke mode layar penuh, maka silakan Anda slider hingga ketepi layar. Jika rotasi layar otomatis dalam posisi aktif, maka anda dapat mengubah posisi perangkat untuk mengganti tampilan layar menjadi posisi portrait ataupun landscape. Satu hal lagi yang patut Anda ketahui, fitur screenpinning dan split screen hanya tersedia pada smartphone dengan sisitem operasi Android Nougat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here