facebook-news
.

Kabar berita hoax sekarang ini sedang marak terjadi di tanah air. Belum lama ini, situs penyebar berita hoax yang memiliki ratusan ribu pengikut diciduk aparat kepolisian. Situs tersebut diketahui menyebarkan berita hoax dengan bayaran yang fantastis.

Beralih ke Facebook, perusahaan tersebut diketahui juga bakalan memerangi berita hoax yang mengganggu pengguna lain. Hal tersebut dibuktikan dengan pemblokiran iklan pada halaman tertentu yang terindikasi penyebar berita palsu.

Dirangkum dari laman Engadget , Selasa (19/08), jika sebuah halaman berulang kali berbagi berita atau cerita yang ditandai sebagai ‘false’. Jika pelanggaran tersebut terulang lagi, maka halaman tersebut tidak akan diijinkan untuk beriklan di Facebook.

Perusahaan juga memprioritaskan halaman yang rajin posting berita, yakni 50 artikel perhari. Facebook diketahui juga sudah lelah dengan maraknya berita palsu dan konten bersifat promosi yang berbau kebencian. Atas dasar hal itu, Facebook mulai mengembangkan algoritma untuk “menghukum” halaman yang melanggar.

Sebagai hukuman, Facebook bakalan melarang situs berita palsu untuk mendapattkan penghasilan dari iklan. Disamping itu, perusahaan juga memblokir iklan yang ditautkan ke situs pembuat konten palsu.

Perlu diketahui, update terbaru ini menunjukan bahwa Facebook cukup berperan untuk memerangi konten hoax. Pembaruan ini juga akan memberantas pengguna yang menyalahgunakan media sosial sebagai ajang “adu domba”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here